Paper cuts on light by Arif Ginanjar Kurniawan”
—




Semoga selalu bersinar didalam gelap.
Create Everything in Six 24-Hour Days?
—




Semoga selalu bersinar didalam gelap.
—

Mohon perhatian para pengguna jalan raya, perlu kami beritahukan sesuai dengan UU nomor 13 tahun 1992 tentang Perkeretaapian Indonesia, bahwa setiap pemakai jalan raya yang hendak melintasi jalan kereta api wajib mendahulukan lewatnya kereta api.
Palang pintu perlintasan bukan alat pengaman utama dan bukan merupakan rambu lalu lintas, tetapi hanyalah alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api.
Untuk itu berhati-hatilah setiap akan melintasi perlintasan kereta api. Di lokasi lain masih banyak perlintasan yang tidak dijaga dan tidak berpintu, oleh sebab itu patuhilah rambu-rambu lalu lintas yang ada.
Dengan mematuhi peraturan lalu lintas berarti Anda telah berusaha menyelamatkan diri sendiri, keluarga, dan rekan-rekan Anda dari bahaya kecelakaan.
Hingga saat ini, telah banyak korban meninggal sia-sia karena kelalaian dan ketidakdisiplinan ketika melewati perlintasan kereta api.
Terima kasih atas kedisiplinan Anda dalam berlalu lintas. Semoga selamat sampai tujuan.
— #seandainya desainer boleh ngemis
— 
— 
— 
“Melestarikan bukan melulu soal memakai, membeli, dan mempelajari.
Menciptakan atau menginovasi juga menjadi salah satu upaya pelestarian.
Upaya melestarikan budaya dengan menciptakan typeface ini merupakan salah satu bentuk usaha untuk melahirkan tren-tren baru bercita rasa local yang mempengaruhi perkembangan budaya Nusantara di masa mendatang.”
[Prima Ditya Laksana, Perancangan Typeface Nusantara, DKV ISI Yogyakarta, 2012]
—







Prima Ditya Laksana, Perancangan Typeface Nusantara, DKV ISI Yogyakarta, 2012.